Seluruh Badan Dipenuhi Bulu Seperti Manusia Serigala? Begini Cara Mengatasinya

Hallo guys, kalian pasti sudah menonton film Beauty and The Beasts, bukan? Film yang berkisahkan tentang wanita yang sangat cantik namun memiliki pacar yang buruk rupa serta memiliki banyak bulu di seluruh tubuhnya. Nah, pada artikel kali ini yang akan kami bahas adalah sosok pria dalam film tersebut yaitu Kyle Kingson si pria berbulu.

Sosok seperti ini ternyata tidak hanya ada di dunia fiktif belaka guys, di dunia nyata ada juga lho orang yang memiliki bulu di sekujur tubuhnya seperti Kyle dalam film tersebut.

Memiliki bulu halus yang tumbuh di sekujur tubuh merupakan hal yang wajar. Pada umumnya, bulu di tubuh tidak bisa tumbuh sangat panjang layaknya seperti rambut di kepala. Namun, apa yang terjadi dengan tubuh kita ketika rambut-rambut halus itu tumbuh sangat lebat di seluruh tubuh kita?

Dalam dunia medis, rambut di sekujur yang tumbuh lebat di luar batas wajar adalah sebuah kelainan yang bernama Hypertrikosis atau disebut juga dengan sindrom werewolf hanya saja tanpa gigi taring dan cakar tajam menyeramkan. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Berikut penjelasannya.

Apa itu Sindrom Werewolf

Hipertrikosis adalah kondisi medis yang menyebabkan pertumbuhan eksesif rambut di area dimana rambut tidak biasanya tumbuh. Ini mungkin hadir di seluruh tubuh atau Anda bisa memilikinya hanya dalam satu atau lebih daerah. Beberapa individu akan lahir dengan kondisi dan orang lain akan mengembangkannya di kemudian hari dalam kehidupan.

Hipertrikosisbawaan sangat jarang. Pada kenyataannya itu sangat jarang bahwa hanya ada kasus diverifikasi sejak Abad Pertengahan. Hal ini terjadi karena cacat selama kehamilan.

Janin ditutupi dengan lanugo yang merupakan lapisan yang sangat halus rambut yang jatuh selama bulan kedelapan. Dalam kasus ini itu tidak jatuh namun terus berkembang. Dalam kasus melayani dikenal sebagai terminalis Hipertrikosis bawaan rambut menjadi berwarna juga dan tetap ada setelah lahir.

Penyebab Sindrom Werewolf

Penyebab dari sindrom ini masih belum diketahui secara jelas, tetapi ada dugaan karena turunan dari keluarga. kemungkinan besar bulu yang tumbuh ini bisa jadi disebabkan oleh Hipertrikosis kong reaktifasi gen yang menyebabkan pertumbuhan rambut.

Gen ini menyebabkan rambut tumbuh berlebihan. Karena kesalahan genetik yang tidak diketahui, menyebabkan gen rambut teraktifasi dan rambut akhirnya tumbuh.

Hipertrikosis akuired terdapat rambut diberbagai tempat dan potongan acak, disebabkan oleh kulit terlalu sensitif terhadap cahaya, malnutrisi, anoreksia nervosa, kanker dan penggunaan obat androgenik steroid seperti minoksidil dan cyclosporin.

Hipertrikosis terjadi pada tempat spesifik pada tubuh dan dapat berkembang berasal dari: liken simplek kronis (munculnya patch besar dan gatal pada kulit), meningkatkan vaskularisasi darah dan menggunakan plester.

Jenis-Jenis Sindrom Werewolf

Dilihat dari penyakitnya, ada beberapa jenis yang bisa digolongkan untuk dapat dikategorikan menurut sindromnya. Apa saja itu? Berikut jenis-jenis dari sindrom werewolf ini:

  • Kongenital Hipertrikosis Lanuginosa : pertama terlihat seperti lanugo normal kemudian rambut menutupi bayi baru lahir. Tetapi dalam beberapa minggu, rambut halus terus tumbuh di berbagai tempat di tubuh bayi.
  • Kongenital Hipertrikosis Terminalis : rambut abnormal ini tumbuh mulai saat lahir, dan berlanjut seiring berjalanannya usia. Rambut biasanya panjang dan tebal menutupi wajah dan tubuh.
  • Hipertrikosis Nevoid : pertumbuhan rambut berlebihan tumbuh di berbagai tempat. Selain rambut, ditemukan satu atau lebih potongan rambut.
  • Hirsutisme : ini adalah hipertrikosis yang terjadi hanya pada perempuan, dimana rambut gelap tumbuh di tempat yang pada kondisi normal tidak ditumbuhi rambut, seperti wajah, dada dan punggung.
  • Hipertrikosis Akuired : berbeda dengan hipertrikosis kongenital, pada tipe ini pada tipe initerbentuk 2 jenis rambut selain lanugo,yakni rambut terminal atau rambut vellus. Rambut berlebihan tumbuh pada patch kecil atau area pertumbuhan rambut di tubuh.

Gejala Sindrom Werewolf

Telah disebutkan sebelumnya bahwa sindrom ini dapat terjadi saat baru lahir dan berkembang seiring berjalannya waktu. Hipertrikosis biasanya salahsatu dari 3 tipe rambut berikut ini:

  • Vellus : folikel rambut biasanya pendek sekali, sekitar kurang dari 1/13 pada rambut normal. Lokasinya diberbagai tempat terutama di kaki, belakang telinga, bibir dan telapak tangan. Vellus dapat terpigmentasi dan tidak terpigmentasi.
  • Lanugo : tipe ini rambutnya sangat pendek dan baik, seperti rambut bayi baru lahir. Biasanya tidak terpigmentasi. Kebanyakan bayi kehilangan lanugo setelah beberapa hari atau minggu setelah lahir. Jika hipertrikosis muncul, lanugo dapat tersisa dan tidak dapat diobati dan dihilangkan.
  • Terminal : rambutnya panjang dan tebal, dengan warna sangat gelap.

Pengobatan Sindrom Werewolf

Sindrom ini belum ada perawatan khusus dan anda belum dapat melakukan sesuatupun untuk mencegah kongenital sindromini. Untuk menurunkan risiko Hipertrikosis akuired dapat dilakukan dengan menghindari menggunakan obat androgen seperti minoksidil.

Pengobatan Hipertrikosis meliputi menghilangkan rambut dengan memendekkannya, dengan metode  mencukur sampai gundul, menggunakan bahan kimia, mencabutinya, hingga memutihkannya.

Semua metode tersebut adalah solusi sementara. Dan tentunya menimbulkan efek samping seperti nyeri dan iritasi kulit. Pada beberapa bagian tubuh juga tidak mudah diobati dengan metode diatas.

Terapi jangka panjang meliputi elektrolisis dan operasi laser. Elektrolisis adalah pengrusakan folikel rambut satu-persatu dengan elektroda listrik. Sedangkan operasi laser meliputi menyenteran cahaya laser di rambut sekali.

Rambut rontok dapat terjadi permanen dengan pengobatan ini dan juga membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk proses dari awal sampai akhir terapi.

Kesimpulan

Keadaan pertumbuhan rambut normal mempunyai rentangan luas, walaupun ada yang belum dapat diterima secara sosial. Seorang perawat harus pandai menetapkan bahwa keadaan yang dikeluhkan penderita bukanlah suatu keadaan abnormal, meskipun secara tampilan tidak menyenangkan penderita.

Setelah membaca artikel ini, semoga pembaca dapat mengetahui  apa itu Hipertrikosis dan juga penyebab adanya penyakit ini serta juga bagaimana cara menanggulanginya. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *