Ini Alasan Kenapa Kita Tidak Perlu Berteman Dengan Mantan

Hallo guys, kalian punya pacar gak? Atau kalian sudah putus dengan pacar kalian? Hmm, agak berat memang kalau sudah bahas tentang putus hubungan dengan pacar ya.

Kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai putus hunbungan denga pacar, namun yang jadi hal terpentinganya adalah apakah pantas jika hubungan yang sudah berakhir kemudian masih tetap dekat walau hanya sebagai teman?

Banyak orang yang memperlakukan mantan pacar selayaknya orang asing setelah hubungannya usai. Bahkan kalau bisa sih, buang muka saat berpapasan di jalan. Ada banyak alasan yang mendasarinya.

Entah karena masih sedih atau kesal atas kandasnya api asmara itu atau hanya memang karena sudah sukses move on dan tidak ingin lagi terjebak dalam kenangan lama.

Namun sebenarnya, apakah mungkin berteman dengan mantan pacar? Akan kita cari tahu jawabannya di artikel ini kenapa kami bilang jangan berteman dengan mantan pacar? Berikut penjelasannya.

Wajar Gak sih Berteman Dengan Mantan Pacar?

Seringkali kita menganggap bahwa hubungan yang berakhir adalah sebuah kegagalan. Namun, berteman dengan mantan pacar bukan hal yang mustahil. Satu studi terbitan jurnal Personal Relationships menemukan pertemanan mungkin terjadi jika Anda dan dirinya putus secara baik-baik.

Bahkan satu studi terbitan Journal of Social and Personal Relationships, jika hubungan Anda berdua dulu sudah diawali dengan pertemanan, bukannya tidak mungkin untuk kembali berteman setelah hubungan kandas di tengah jalan.

Menurut Rebecca Griffith, psikolog dari Universitas Kansas di Amerika Serikat, penelitian sebelumnya melaporkan bahwa 60 persen pasangan yang sudah putus tetap menjalin hubungan pertemanan.

Meski begitu, kembali menjalin pertemanan dengan si mantan mungkin bisa sedikit sulit untuk kasus-kasus tertentu. Jika hubungan Anda berakhir karena perselingkuhan, kecemburuan atau masalah kepercayaan, mungkin rasanya hampir tidak mungkin untuk kembali berteman.

Namun misalnya Anda dan dirinya pada akhirnya bisa mengakhiri konflik dengan damai, kembali berteman mungkin saja jika tidak ada lagi duri di dalam daging.

Berteman Dengan Mantan Pacar, Apakah Akan Awet?

Penelitian ini juga mengamati hubungan alasan seseorang tetap berteman dengan mantan pacar dan berapa lama pertemanan itu akan berlangsung, serta seberapa positif akan berjalan.

Berdasarkan empat alasan yang sudah disebutkan di atas, dua berkaitan dengan kebutuhan emosional yaitu keamanan dan perasaan yang belum terselesaikan. Dua alasan lagi berkaitan dengan kebutuhan non emosional yaitu praktis dan menjaga perasaan mantan pacar.

Peneliti melaporkan bahwa alasan non emosional cenderung lebih mengarah pada persahabatan yang bertahan lama dan awet. Hubungan yang menimbulkan perasaan positif, yang membuat seseorang merasa aman dan bahagia cenderung lebih berkembang daripada yang menimbulkan perasaan negatif.

Uniknya, alasan berteman karena masih menyimpan perasaan yang dikaitkan dengan perasaan negatif, biasanya akan bertahan lama. Dalam studi tahun 2016, beberapa orang mengakui bahwa masih ingin berteman dengan mantan karena mereka masih menyimpan perasaan dan tidak dapat membayangkan jika mantan pacar bersama orang lain.

Alasan Orang Memilih Tetap Berteman Dengan Mantan

Yakin masih mau berteman dengan mantan kamu? Memang sebagian orang banyak yang memilih untuk tetap berhubungan baik dengan mantan. Katanya seh itu sebagai salah satu bentuk kedewasaan.

Katanya juga enggak mau memutuskan silaturahmi yang sudah terjalin selama ini. Katanya lagi, karena masih ada perasaan sayang sehingga enggak mau benar-benar putus hubungan.

Enggak apa-apa deh kalau status udah jadi teman, yang penting masih dekat. Kali aja balikan! Ada juga yang beralasan bahwa kalian sudah berjanji untuk enggak akan pernah saling membenci walaupun sudah berpisah.

Ya, apapun pilihannya dan apapun alasannya, hal tersebut adalah murni pilihan anda sendiri. Namun, setidaknya ada beberapa alasan kenapa anda enggak perlu lagi untuk berteman dengan mantan anda, berikut alasannya:

Alasan Kenapa Tidak Harus Berteman Dengan Mantan

Meski banyak yang bilang bahwa berteman dengan mantan adalah salah satu bentuk pendewasaan diri. Akan tetapi masih banyak orang yang justru tidak bisa melakukan hal tersebut. Karena beberapa alasan ini.

Jadi Canggung

Hal yang paling simpel yang pasti akan terjadi jika anda balik berteman dengan mantan adalah rasa canggung. Berteman dengan mantan tentu akan terasa canggung karena anda harus mengubah keintiman yang sudah terbina selama ini, menjadi hubungan pertemanan biasa. Berbicara dengan si dia sebagai teman juga akan terasa rumit.

Ditambah lagi, menjelaskan ke orang lain tentang kalian jelas akan sangat membingungkan. Maka itu, sebaiknya berikan beberapa waktu untuk bisa mengubah menjadi hubungan pertemanan.

Akan Merasa Tambah Sakit

Mungkin anda bisa memaafkan semua kesalahan dia di masa lalu. Anda bisa melupakan saat tahu dia selingkuh dengan wanita lain atau melakukan hal lain yang bisa membuat kalian berpisah.

Kedekatan yang terjalin diantara kalian pasca putus, membuat anda sedikit masih berharap dengan dia. Resikonya, bakal ada kesalahpahaman! Anda menganggap bahwa kalian masih menjadi teman tapi mesra,sedangkan dia enggak. Hingga suatu hari, dia datang membawa seorang wanita dan anda merasa dikhianati lagi. Kebayangkan bagaimana sakitnya anda nanti?

Sulit Untuk Move On

Terus bersama jelas akan menbuat anda kesulitan untuk move on. Setidaknya, denag menghilangkan mantan dari kehidupan anda, anda akan mudah untuk move on karena sudah enggak berkomunikasi dan jarang bertemu dengan si dia.

Namun, jika anda masih menyimpannya sebagai teman, dimana anda masih hang out bersama, saling berbicara, bagaimana caranya anda untuk bisa move on? Apalagi ditambah anda harus mengingat masa lalu? Rasanya mustahil banget kalau anda berpikir biosa move on dengan tetap berteman dengannhya.

Jika sebelumnya, anda bukan temannya dari dulu alias baru kenal dan memutuskan untuk pacaran setelahnya, tentu hal ini aka membuat anda kesulitan untuk menyesuaikan diri. Anda enggak tahu bagaimana bersikap layaknya seorang teman yang akhirnya memperparah kondisi anda.

Melakukan Kebiasan Saat Pacaran Dulu

Jika anda masih berteman dengan mantan pacar, ada kesempatan besar diantara kalian untuk melakukan hal-hal pacaran dulu. Entah itu dijemput di rumah, kemudian diantar pulang, jalan-jalan atau banyak lagi.

Jelas ini adalah hal yang buruk bagi kalian berdua. Pernah dengar istilah kayak gini enggak “friend with banefits” artinya manfaat dari berteman. Ya, mungkin saja akan anda alami.

Saran yang ingin disampaikan di sini sederhana saja. Intinya, berteman dengan mantan boleh-boleh saja. Tidak salah dan tidak dosa, selama tidak ada hal-hal “aneh” yang terlibat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *