Punya Banyak Kelebihan, Kamera Ini Pas Banget Untuk Yang Hobi Berburu Foto

Kegiatan berfoto ria kapan dan dimana saja, bukan lagi sesuatu yang aneh untuk saat ini, bahkan bisa dikatakan sudah menjadi rutinitas hari-hari masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa dan juga orang tua.

Rasanya kurang “mantap” kalau belum mengabadikan aktivitas yang dilakukan dalam bentuk foto. Katanya sih untuk dijadikan kenang-kenangan, tapi kalau dilihat-lihat bukan itu sebenarnya yang menjadi tujuan utama masyarakat zaman now sibuk berfoto. Anda pasti tau dong apa alasan utamanya?

Setelah foto didapat, proses editing dan pilah memilah foto yang terbaik pun dimulai, sebelum akhirnya diupload ke seluruh akun sosial media yang dimiliki dengan berbagai caption yang bervariasi.

Proses pengambilan foto dan alat yang digunakan pun cukup beragam. Kalau hanya untuk mengabadikan foto-foto rutinitas sehari-hari, biasanya kebanyakan orang hanya menggunakan kamera handphone saja.

Tapi kalau yang diabadikan adalah foto-foto liburan, berkunjung ke tempat-tempat bersejarah, makan di restoran mewah dan sebagainya, sebagian besar masyarakat akan menggunakan kamera digital. Kamera digital yang dipakai oleh masing-masing orang pun tidak sama atau berbeda jenisnya.

Kalau anda sendiri lebih suka pakai jenis kamera digital apa untuk mengabadikan momen-momen indah anda? Apa alasan anda memilih jenis kamera tersebut?

Bagi anda yang untuk sekarang ini masih belum punya kamera digital, anda tidak perlu berkecil hati. Meskipun harga terbilang cukup mahal, tapi kalau anda benar-benar niat dan pengen punya satu di rumah, anda bisa menabung sedikit demi sedikit untuk bisa membelinya.

Tapi kami sarankan supaya anda membeli kamera DSLR saja. Dijamin deh, hasil foto-foto anda bakalan keren-keren banget. Kalau anda tidak yakin, anda bisa tanya pada orang-orang yang sudah memakainya. Atau kalau anda segan untuk bertanya juga tak apa, karena jawabannya bisa anda dapatkan di dalam artikel ini.

Di sini kami akan menyebut dan meringkaskan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kamera DSLR. Tapi sebelumnya, anda juga harus tahu jenis-jenis kamera digital yang lainnya, yang akan kami sebutkan di bawah ini.

Jenis-Jenis Kamera Digital

Saat pertama kali dirilis pada akhir tahun 1990-an, kamera digital telah mengalami banyak perkembangan yang signifikan, mulai dari kemampuan sensor yang tinggi, hingga kualitas pixel yang semakin rapat dan gambar yang jauh lebih tajam.

Bukan hanya kemampuannya yang semakin baik dan canggih, jenisnya pun kini sangat beragam. Apa sajakah jenis-jenis kamera digital? Berikut adalah deretan kamera yang paling populer di kalangan masyarakat.

1. Kamera Saku (Compact Camera) : Sebelum era kamera digital merajai kehidupan per-fotoan masyarakat, kamera saku lebih dulu ada. Analog Single Lens Reflex (SLR) ini alternatif memotret yang mudah dibawa ke mana-mana.

2. Bridge Camera (Prosumer) : Dilihat dari bentuknya, kamera Prosumer sedikit lebih besar dari kamera saku. Namun jenis kamera digital yang satu ini punya kemampuan yang lebih baik dibanding kamera saku.

3. Kamera Mirrorless : Seperti namanya, kamera mirrorless memang tidak menggunakan cermin, seperti halnya yang dimiliki DSLR. Tanpa keberadaan cermin, kamera ini menjadi punya ukuran yang lebih kecil dari DSLR. Akan tetapi kemampuannya bisa disetarakan dengan DLSR level middle-end.

4. Kamera Aksi (Action Camera) : Kamera aksi biasanya lebih banyak dipakai untuk merekam video ketimbang foto. Dengan bentuknya yang lebih kecil dari kamera saku, kamera ini bisa dipasang di atas kendaraan atau di atas helm.

5. Kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR) : Inilah kamera digital yang paling mumpuni di antara semua jenis kamera digital yang ada saat ini. DSLR memiliki varian lensa yang paling banyak dibanding kamera digital lainnya. Dari mulai yang bersudut lebar seperti lensa fish eye, hingga lensa zoom yang mencapai lebih dari 500 mm.

6. Kamera Video : Kamera ini hanya bisa digunakan untuk mengambil video atau bayangan bergerak. Tidak bisa mengambil foto seperti halnya DSLR. Keberadaan kamera video digital ini sangat membantu para kontributor televisi ketika akan mengirimkan data hasil liputan.

7. Kamera Medium Format : Keunggulan kamera medium format adalah ketajaman dari detail objek yang difoto. Di era digital, kelebihan yang tidak dimiliki DSLR itu tetap dilanjutkan.

8. Boutique Camera : Melihat secara sekilas, Boutique Camera tidak lebih besar dari sebuah kamera saku. Jika ditelaah lebih dalam, ternyata tidak salah jika jenis kamera digital ini diembel-embeli kata butik di depannya. Meski bentuknya ringkas, kamera butik punya sensor fullframe yang bahkan melebihi kemampuan DSLR.

Itulah tadi beberapa jenis kamera digital mulai dari yang paling tradisional sampai dengan yang lebih kekinian. Setelah pembacaan singkat mengenai jenis-jenis kamera di atas, sekarang saatnya pembahasan mengenai keunggulan dari salah satu jenis yang disebutkan di atas, yaitu kamera DSLR.

Sebelumnya, anda sudah tahu kan apa kepanjangan dari DSLR yang terdapat pada kamera digital? Atau paling tidak anda sudah pernah melihatnya kan? Kalau begitu, apa sih sebenarnya beda kamera ini dengan kamera tanpa cermin (Mirrorless) dan kamera jenis lainnya seperti kamera titik tembak (Point and Shoots) misalnya?

Kami akan segera memberitahukan semua hal yang perlu diketahui mengenai apa kamera DSLR itu, bagaimana cara kerjanya dan apa yang membedakannya dari Mirrorless dan titik Point and Shoots. Yuk, langsung saja kita masuk kepada penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Kamera DSLR

Dalam artian paling harfiah, DSLR merupakan singkatan dari “Digital Single Lens Refleks”. Singkatan ini jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia akan memiliki arti “kamera yang memiliki refleks lensa tunggal”.

DSLR ini memiliki fungsi khusus di dalam bodi kamera, yaitu sebagai cermin yang dapat memantulkan cahaya yang berasal dari lensa dan mengirimkannya melalui prisma (pada DSLR yang lebih tinggi) atau serangkaian cermin (biasanya pada model kelas bawah) dan sampai ke optik viewfinder.

Viewfinder adalah jendela kecil yang terdapat pada kamera, yang berfungsi untuk melihat objek yang akan diambil oleh seorang fotographer. Biasanya objek yang tampak pada viewfinder ini sesuai dengan kenyataan dan hasil yang ada di viewfinder tersebut pula lah yang akan tercetak di film.

Saat rana atau penutup pada kemera ditekan, cermin yang ada di dalam kamera digital akan membalik, yang sejatinya menggunakan sistem cermin otomatis dan pentaprisma atau pentamirror ini akan diteruskan oleh cahaya dari lensa yang langsung menuju ke viewfinder.

Kelebihan dan Kekurangan

Keuntungan penggunaan dari kamera DSLR dibandingkan dengan kamera Mirrorless atau Point and Shoots adalah anda dapat melihat secara real time (bentuk asli) pemandangan yang akan anda ambil.

Tidak ada “Lag” (lelet atau macet) seperti yang sering terjadi pada kamera Point and Shoots dan Mirrorless, yang biasanya disebabkan karena sensor harus mentransfer apa yang dilihatnya ke tampilan digital di tempat lain pada kamera secara terpisah.

Sisi negatifnya atau kelemahan dari kamera DSLR adalah anda tidak dapat melihat pratinjau pengaturan pencahayaannya melalui jendela bidik, seperti yang dapat dilakukan pada kamera Mirrorless.

Itulah tadi merupakan sisi kekurangan dari kamera DSLR. Sekarang waktunya kita bahas mengenai keunggulan dari kamera DSLR tersebut. Kelebihan yang ada pada kamera jenis DSLR ini adalah bahwa kamera jenis ini memiliki daya baterai yang luar biasa karena jendela bidik optiknya menarik tenaga yang sangat kecil.

Contohnya bisa kita lihat seperti pada kamera jenis pemula yang banyak digunakan oleh masyarakat, yaitu Canon EOS Rebel T7i, yang biasanya bagus untuk mengambil setidaknya sebanyak 600 kali jepretan, sementara model untuk para photographer profesional, seperti D850 45 megapiksel Nikon, yang memiliki baterai yang bisa bertahan lebih dari 1.000 eksposur (pencahayaan).

Keunggulan Kamera DSLR Dibandingkan Kamera Jenis Lain

Ada beberapa keunggulan atau kelebihan yang dimiliki oleh kamera jenis DSLR yang tidak dimiliki oleh jenis kamera lainnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa kamera yang satu ini cukup digemari oleh kebanyakan masyarakat dan mungkin anda adalah salah satunya. Apa sajakah keunggulannya tersebut?

Berikut ini akan kami coba tampilkan beberapa keunggulannya. Mana tahu setelah membaca informasi ini anda yang tadinya bingung untuk menetapkan pilihan saat hendak membeli kamera bisa menjadikannya sebagai salah satu alternatif.

  • Crop vs Full Frame

Salah satu elemen DSLR yang paling rumit adalah terletak pada sensornya. Sensor kamera DSLR umumnya memiliki ukuran dalam megapiksel, sedangkan untuk jenis kamera digital pada umumnya, tidak memiliki sensor dimensi fisik yang sama. Ada dua jenis sensor utama yang ditawarkan oleh produsen DSLR, yaitu full-frame dan APS-C (sering disebut “crop-frame”).

Kalau anda belum begitu mengerti tentang perbedaan kedua sensor yang disebutkan di atas, kami akan coba jelaskan istilah tadi dengan cara yang mudah dicerna. Jadi yang dimaksud dengan sensor Full Frame yang terdapat di dalam kamera ini adalah mengarah ukuran film standar 35mm negatif dan disinilah istilah full-frame berasal.

Sedangkan untuk sensor APS-C memiliki sekitar setengah ukuran standar 35mm negatif dan sebagai hasilnya, bisa menciptakan apa yang disebut sebagai crop-frame.

Kami memiliki penjelasan lengkap tentang crop-frame ini, namun singkatnya, jika sensor kamera anda memiliki faktor panen 1.5x, lensa 50mm akan memiliki bidang pandang yang kira-kira sama dengan lensa 75mm yang terpasang pada kamera full-frame.

Dengan kata lain, ini dapat menambahkan perintah “zoom” yang bagus pada saat anda ingin mendapatkan sedikit jangkauan yang lebih ekstra dengan lensa telefoto anda, namun itu berarti anda tidak bisa mendapat tembakan yang luas dengan angle yang luas seperti pada kamera full-frame.

Sebagian besar produsen membuat lensa yang spesifik untuk model full-frame dan APS-C, sementara semua merek atau brand kamera biasanya memungkinkan anda untuk menggunakan lensa full-frame pada model Crop Frame. Sebaliknya, sangat tidak dianjurkan bagi anda untuk menggunakan lensa crop frame pada model full frame.

Beberapa merek, seperti Canon bahkan sangat tidak memungkinkan hal tersebut. Hal tersebut sangat berbeda dengan kamera seperti Nikon yang menggunakan lensa crop-frame pada model full-frame, namun tidak menggunakan keseluruhan area sensor, sehingga akan mengharuskan gambar dipotong secara signifikan.

  • Lebih Besar Lebih Baik

Dibandingkan dengan kamera Point and Shoots, kamera DSLR umumnya memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan juga bisa dikatakan lebih baik daripada jenis kamera Point and Shoots.

Perbedaan ukuran terkadang menjadi bahan pertimbangan penting untuk masyarakat. Banyak orang yang lebih memilih kamera dengan ukuran kecil karena lebih mudah untuk dibawa kemana-mana ketimbang kamera DSLR yang memiliki ukuran lebih besar, meskipun peningkatan kualitas dan kecepatan gambar yang didapat kalah jauh dari kamera DSLR.

Kamera DSLR yang menggunakan sensor yang lebih besar, memungkinkannya untuk menawarkan kualitas gambar yang jauh lebih baik, terutama pada situasi dengan cahaya yang rendah.

Ini dikarenakan, masing-masing piksel pada sensor kamera berukuran lebih besar dibandingkan dengan kamera Point and Shoots dengan jumlah megapiksel yang sama.

Bila ukuran piksel yang lebih besar, maka sudah pasti hasil dari objek yang didapat akan lebih banyak menangkap cahaya dengan sedikit noise digital, yang mengarah ke gambar yang lebih jernih, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang relatif redup.

Sedangkan untuk Autofocus pada kameranya juga merupakan area dimana DSLR mampu mengalahkan kamera Point and Shoots terbaik sekalipun.

Teknologi autofocus di dalam DSLR tidak hanya lebih cepat, namun pada umumnya memberikan kinerja terus-menerus yang jauh lebih baik dan mengurangi tracking, yang penting untuk pengambilan gambar jenis subjek yang bergerak. Kualitas lensa juga mempengaruhi seberapa cepat dan akurat autofocusnya, meski secara umum tidak ada perbandingan.

  • Lensa Bisa Diganti-Ganti

Salah satu keuntungan terbesar dari kamera DSLR dan yang membuatnya menjadi jauh lebih baik ketimbang kamera Point and Shoots adalah kemampuannya untuk melampirkan lensa yang berbeda.

Seperti yang mungkin pernah anda alami saat memiliki kamera telepon atau Point and Shoots, terkadang lensa built in saja tidak cukup, karena ada saatnya dimana terkadang anda ingin menyesuaikan bingkainya atau menginginkan jangkauan yang lebih sedikit untuk subjek yang lebih jauh.

Dengan kamera DSLR, hal tersebut sangatlah sederhana, yang bisa anda lakukan dengan hanya menukarkan lensanya. Untuk mengganti lensa pada DSLR ini caranya cukup sederhana, hanya dengan menekan tombol kecil pada bingkai kamera, lalu berikan sedikit putaran dan tarik.

Terdapat banyak sekali jenis lensa yang bisa anda dapatkan mulai dari model sudut lebar untuk lanskap hingga super telephotos untuk olahraga dan satwa liar, hingga lensa potret aperture besar yang menciptakan latar belakang yang lembut.

Setiap produsen kamera biasanya sudah melakukan sistem pemasangan lensa sendiri sebelum di jual di pasaran. Berbeda dengan pabrikan lensa seperti Sigma, Tamron dan banyak lagi yang lainnya, mereka biasanya cenderung menawarkan beberapa tipe lensa misalnya, tipe mount untuk para fotographer.

Jika anda kebetulan memiliki lensa dari kamera film lama yang sudah tidak terpakai lagi di rumah, anda dapat mengganti tipe mount ke DSLR dengan bantuan dari adaptor, seperti yang dilakukan Fotodiox. Jadi, anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih jika anda menginginkan hasil terbaik seperti lensa yang dimiliki kamera DSLR.

Kamera mirrorless sebenarnya juga dapat melakukan pergantian lensa serupa dan umumnya lebih tersusun rapat ketimbang kamera DSLR. Namun satu kelebihan dari kamera DSLR ini adalah lebih cenderung memiliki banyak jenis pilihan lensa daripada kamera Mirrorless dan Point-and Shoots.

  • Aksesoris DSLR Yang Berlimpah

Kekuatan lain dari kamera DSLR adalah kemampuan untuk menggunakan banyak aksesori dan alat tambahan yang bisa anda terapkan pada benda tersebut, seperti Hotshoe misalnya.

Pemasangan benda tersebut di atas kamera ini dapat digunakan sebagai titik pemasangan untuk kilatan eksternal dan bahkan dapat memicu kilatan nirkabel saat digunakan dengan pemancar, seperti Pocket Wizards.

Kamera DSLR juga memiliki banyak port untuk memasang berbagai adaptor, sistem pemicu, monitor eksternal, mikrofon, kabel berkedip dan bahkan modul GPS. Fleksibilitas ini memudahkan penyesuaian kamera agar sesuai dengan kebutuhan anda, baik pada saat anda berada di studio atau bahkan saat anda berada di Himalaya sekalipun.

Aksesori jenis model baru pun terus bermunculan setiap harinya dan setiap generasi kamera DSLR mampu menghadirkan jajaran aksesoris baru untuk memaksimalkan setiap teknologi perangkat yang ada pada kamera.

Nah itulah tadi beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kamera DSLR yang tidak dimiliki oleh kamera-kamera jenis lainnya. Apakah setelah membaca artikel ini anda tertarik untuk memiliki kamera ini? Untuk anda yang suka foto-foto atau hunting foto rasanya DSLR adalah pilihan yang sangat tepat.

Kesimpulan

Sejak dulu hingga sekarang ini, penggunaan kamera selalu dijadikan sebagai sarana dimana kita bisa mengabadikan setiap momen indah yang ingin kita jadikan sebagai kenangan. Khususnya untuk sekarang ini, dimana banyak kawula muda yang tak bisa lepas dari yang namanya kamera.

“Sedikit sedikit jepreeett sana sini”. Dimana pun, kapan pun, baik pria maupun wanita, tua dan muda, kamera selalu jadi kebutuhan penting di saat mereka sedang berada di suatu tempat apalagi jika tempat tersebut adalah tempat yang indah yang harus diabadikan.

Ditambah lagi, banyaknya media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp dan lain sebagainya yang bisa dijadikan ajang pamer oleh sebagian orang. Biasanya, jenis kamera yang biasa dipakai oleh remaja jaman now untuk foto-foto adalah jenis kamera dari smartphone yang bisa dikatakan sudah memiliki kemampuan yang hampir sama dengan kamera digital.

Akan tetapi, kamera ini bukanlah kamera yang terbaik untuk mengabadikan sesuatu. Lantas, kamera jenis apa yang terbaik secara keseluruhan? Dari penjelasan di atas, jawabannya adalah kamera DSLR. Hal tersebut bisa anda lihat dari keunggulan yang dimilikinya, yang telah disebutkan di atas.

Tapi terlepas dari itu, sebenarnya penggunaan kamera tergantung pada prioritas anda masing-masing. Jika kualitas gambar atas dan kecepatan yang paling penting bagi anda, misalnya untuk sport, terlepas dari berat body, maka DSLR adalah alternatif terbaiknya.

Dan untuk saat ini, DSLR masih menjadi pilihan terbaik untuk semi-pro dan pro yang akan terus menggeluti dunia fotografi. Tapi jika anda tidak begitu suka dengan kamera yang ukurannya besar, anda tidak perlu memaksakan membeli jenis kamera DSLR. Anda bisa memilih jenis kamera lain yang anda sukai.

Tenang saja, artikel ini tidak memaksakan anda harus memilih kamera DSLR. Kami hanya sekedar memberi sedikit informasi berkenaan keunggulannya saja. Untuk pilihan, itu tergantung pada keinginan, kebutuhan dan kesukaan anda, yang pastinya juga harus disesuaikan dengan daya beli anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *