Pengertian, Jenis Serta Perbedaan Antara Kembar Identik Dan Non Identik

Siapa diantara kalian yang suka sekali dengan dua anak laki-laki kembar yaitu Upin dan Ipin? Semua pasti kenal dong dengar kartun yang satu ini. Ya, kartun asal Malaysia ini begitu sangat populer di seluruh Asia Tenggara dan salah satunya negara kita sendiri pun jadi penggemar sejati kartun ini.

Setiap anak pasti selalu menantikan kehadiran dua anak kecil yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) tersebut. Bahkan, tidak hanya anak-anak saja yang selalu menantikan kehadiran mereka, orang dewasa pun terkadang diam-diam ikut menonton tingkah lucu mereka yang selalu tanyang di tv dari pagi, siang hingga sore ini.

Pada kesempatan kali ini, bukan kisah lucu mereka yang akan kami bahas, melainkan kemiripan yang terjadi diantara mereka berdua atau yang biasa dikenal dengan istilah “Kembar”

Dibalik kemiripan yang dimiliki Upin Ipin tadi pasti sangat sulit untuk kalian membedakan mana Upin dan mana Ipin. Namun, tidak semua kembar itu berarti sama lho, bahkan ada juga pasangan kembar yang memiliki bentuk tubuh ataupun jenis kelamin yang berbeda sehingga akan sangat mudah sekali untuk dikenali.

Ada apa ini sebenarnya? Yuk, kita cari tau semua bersama-sama jawaban yang mungkin sebagian dari kalian ada yang penasaran dengan anak “Kembar Identik” ini.

Pengertian Kembar

Kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang sama dan dilahirkan dalam hari yang sama. Seorang ibu dengan kandungan yang membawa bayi kembar akan mengalami persalinan berganda dan biasanya masa mengandung yang lebih singkat (34 sampai 36 minggu) daripada kehamilan bayi tunggal.

Kehamilan kembar adalah satu kehamilan dengan dua janin. Kehamilan kembar dapat memberikan resiko yang lebih tinggi terhadap bayi dan ibu. Oleh karena itu, dalam menghadapi kehamilan kembar harus dilakukan pengawasan hamil yang lebih intensif.

Kehamilan tersebut menarik perhatian wanita itu sendiri, dokter dan masyarakat pada umumnya. Kehamilan dan persalinan membawa resiko bagi janin.

Bahaya bagi ibu tidak sebegitu besar, tetapi wanita dengan kehamilan kembar memerlukan pengawasan dan perhatian khusus bila diinginkan hasil yang memuaskan bagi ibu dan janin.

Jenis-Jenis Kembar

Berdasarkan dari jumlahnya, terdapat dua jenis kembar yang dapat dibedakan menurut medis antara lain sebagai berikut:

Kembar Monozigotik (Identik)

Kembar Monozigotik yaitu kembar yang memiliki sama susunan genetis, golongan darah, jenis kelamin (sex), rupa, bentuk, warna kulit, sidik jari, serta gurat tapak tangan yang serupa.

Berasal dari pembuahan oleh satu Spermatozoa terhadap satu ovum, sehingga disebut juga kembar Monovuler. Kembar identik terjadi pada awal pembelahan sel telur yang telah dibuahi membelah menjadi dua sel yang terpisah.

Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong.

Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Kembar identik atau disebut juga kembar Monozigotik berasal dari satu sel telur (ovum) dan satu sel sperma yg mengalami pembuahan dan menjadi satu zigot.

Dalam perkembangannya, zigot tersebut membelah menjadi embrio yang berbeda. Kedua embrio berkembang menjadi janin yang berbagi rahim yang sama.

Hal ini tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama (dikenal sebagai monoamniotik) atau berbeda amnion.

Lebih jauh lagi, kembar identik bukan Monoamniotik dapat berbagi plasenta yang sama dikenal dengan monokorionik, monochorionic atau tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik (satu ketuban).

Kembar Dizigotik (Non-Identik)

Kembar Dizigotik yaitu bisa tak sama segalanya, seperti halnya bersaudara sekandung yang kelahirannya berbeda tahun. Kembar fraternal berasal dari pembuahan dua Spermatozoa terhadap dua ovum.

Faktor yang mempengaruhi ini bisa berupa faktor Hereditas (pewaris watak dari induk ke keturunnya) pada ibu yang sudah berkali-kali melahirkan. Kembar dizigotik dikenal sebagai “kembar non-identik” terjadi karena zigot-zigot yang terbentuk berasal dari sel telur yang berbeda.

Terdapat lebih dari satu sel telur yang melekat pada dinding rahim yang terbuahi oleh sel-sel sperma pada saat yang bersamaan. Pada manusia, proses ovulasi kadang-kadang melepaskan lebih dari satu sel telur matang ke tuba fallopi yang apabila mereka terbuahi akan memunculkan lebih dari satu zigot.

Kembar dizigotik secara genetik tidak berbeda dari saudara biasa dan berkembang dalam amnion dan plasenta yang terpisah. Mereka dapat memiliki jenis kelamin yang berbeda atau sama.

Kajian juga menunjukkan bahwa bakat melahirkan kembar dizigotik diwariskan kepada keturunannya (bersifat genetik), namun hanya keturunan perempuan yang mampu menunjukkannya karena hanya perempuan yang dapat mengatur pengeluaran sel telur.

Perbedaan Kembar Monozigotik dan Dizigotik

Kembar fraternal tidak identik secara genetis karena mereka berkembang dari dua telur yang berbeda dan dua sperma yang berbeda. Mereka hanya memiliki sekitar 50% gen.

Mereka bisa termasuk jenis kelamin yang berbeda atau jenis kelamin yang sama. Kemungkinan kembar fraternal lebih tinggi dari kemungkinan kembar identik.

Anak kembar adalah keturunan yang dihasilkan dari kehamilan yang sama. Mereka bisa terlihat sama atau berbeda. Jika zigot dibuahi dipecah menjadi dua dan menghasilkan dua janin, itu akan menghasilkan dua kembar identik yang secara genetis identik.

Jika kedua telur tersebut dibuahi secara mandiri dengan dua sperma terpisah, itu akan menghasilkan dua zigot yang berkembang menjadi dua janin dan kemudian menjadi dua keturunan.

Mereka dikenal sebagai kembar fraternal. Kembar identik berasal dari zigot yang sama dan berbagi gen yang sama dan plasenta yang sama. Kembar fraternal berasal dari dua zigot berbeda dan tidak berbagi plasenta yang sama. Inilah perbedaan antara kembar identik dan fraternal.

Proses Terjadinya Bayi Kembar

Berawal dari pertemuan dua buah sel masing-masing milik wanita dan pria atau sel milik ayah dan ibu kita. Sel tersebut kemudian bertemu dalam proses yang disebut pembuahan dan mulai berkembang dalam rahim wanita selama 9 bulan sebelum akhirnya lahir sebagai bayi.

Oleh karena sebab yang khusus, proses pembuahan dapat terjadi pada dua buah atau bahkan lebih sel milik wanita dalam rahim sehingga dalam satu rahim dapat berkembang dua atau lebih yang akan menjadi bayi.

Dalam hal ini, ada juga kembar yang terjadi karena proses yang disengaja. Secara medis, dokter dapat memberi hormon tertentu kepada orang tua calon bayi agar diperoleh kemungkinan terjadi proses pembuahan yang menjadi penyebab kembar.

Tanda-Tanda Hamil Kembar

Ibu yang sedang hamil kembar biasanya menunjukkan tanda-tanda kehamilan lebih cepat. Hal ini terjadi karena ibu hamil kembar memiliki kadar hormon HCG (hormon yang menandakan kehamilan) yang lebih tinggi.

Hormon lainnya yang berkaitan dengan kehamilan, seperti hormon progesteron dan estrogen, juga lebih tinggi sehingga menyebabkan perubahan fisik saat kehamilan terjadi lebih awal.

Pada kehamilan kembar, biasanya terdapat beberapa masalah kehamilan seperti morning sickness (mual di pagi hari), napas pendek, nyeri punggung, kaki bengkak atau masalah kesehatan lainnya bisa terjadi lebih buruk daripada kehamilan tunggal.

Selain itu, tanda lain jika sedang hamil kembar adalah rahim anda akan terasa lebih besar. Untuk memastikan, sebaiknya anda melakukan scan USG (Ultrasonography). Pada scan USG, anda akan melihat apakah terdapat dua kantung ketuban atau mungkin sudah terlihat terdapat dua janin.

Jika anda memiliki kehamilan kembar, sebaiknya rutin periksakan kehamilan anda ke dokter untuk menjaga kesehatan kehamilan anda. Mungkin ada beberapa perbedaan perawatan kehamilan yang anda terima jika anda mengalami kehamilan kembar karena risiko anda mengalami komplikasi saat hamil, seperti tekanan darah tinggi dan anemia, menjadi lebih tinggi jika anda memiliki kehamilan kembar.

Pemeriksaan rutin kehamilan yang lebih sering dapat mendeteksi komplikasi kehamilan lebih dini sehingga dapat diberi perawatan lebih baik. Juga, perhatikan asupan nutrisi anda, terutama asam folat dan zat besi anda butuhkan lebih banyak pada kehamilan kembar.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Berbagai faktor yang mempengaruhi frekuensi kehamilan kembar seperti bangsa, hereditas (keturunan), umur, usia maternal, riwayat kehamilan dan tinggi serta berat badan ibu.

Faktor umur juga dapat mempengaruhi, makin tua usia si ibu makin tinggi pula angka kejadian kehamilan kembar dan menurun lagi setelah umur 40 tahun.

Paritas, pada primipara 9,8 per 1000 dan pada multipara (oktipara) naik jadi 18,9 per 1000 persalinan. Keturunan, keluarga tertentu akan cenderung melahirkan anak kembar yang biasanya diturunkan secara paternal, namun dapat pula secara maternal.

  • Bangsa (ras)
    Angka kejadian kembar mendekati 1 dari 90 kehamilan di Amerika Utara. Insidennya lebh tinggi lagi di Afrika, dengan angka kejadian 1 dari 20 kelahiran di Nigeria. Kembar jarang terjadi di Asia. Di Jepang, misalnya, kembar hanya terjadi sekali pada setiap 155 kelahiran.
  • Hereditas (keturunan)
    Riwayat kembar pada keluarga ibu lebih signifikan dibanding riwayat kembar dari keluarga ayah. Wanita kembar non-identik memberikan kemungkinan bayi kembar 1 dari 60 kelahiran. Sebaliknya, seorang ayah yang memiliki kembar non-identik memberikan kemungkinan bayi kembar hanya 1 dari 125 kelahiran.
  • Usia Maternal dan Riwayat Kehamilan
    Frekuensi kembar meningkat dengan usia maternal dan jumlah kehamilan. Wanita berusia antara 35-40 tahun dengan empat atau lebih anak, kemungkinan memilki anak kembar adalah tiga kali lipat dibanding wanita berusia kurang dari 20 tahun yang belum memiliki anak.
  • Tinggi dan Berat Badan Ibu
    Kembar non-identik lebih sering terjadi pada wanita bertubuh besar dan tinggi dibandingkan pada wanita yang bertubuh lebih kecil. Hal ini mungkin lebih terkait dengan status gizi dibanding ukuran tubuh itu sendiri. Selama Perang Dunia II, insidensi kembar non-identik menurun di Eropa saat terjadi kekurangan pangan.

Itulah tadi artikel kami tentang “Kembar”. Semoga dengan semua penjelasan di atas dapat membuat kalian mengerti apa dan bagaimana proses yang terjadi pada saat mengandung bayi kembar, khususnya untuk para ibu-ibu yang sedang mengandung.

Bayi yang terlahir kembar pun tak selalu ketika dewasa nanti terlihat serupa baik dari segi wajah, kelamin, golongan darah dan lain sebagainya. Karena ada juga bayi yang lahir kembar namun berbeda kelamin guys.

Jadi, untuk para ibu-ibu apa pun bayi anda nantinya rawatlah dia sebaik mungkin karena setiap bayi yang terlahir ke dunia itu adalah titipan dari Tuhan yang harus kita jaga dan rawat sampai dia tumbuh dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *