Lagi, Berita Hoax Tentang Kiamat Akan Terjadi Tanggal 23 September 2017

Tahun 2012 lalu, masyarakat dunia sudah pernah dihebohkan dengan berita tentang kiamat yang katanya akan terjadi di tahun 2012. Prediksi tersebut juga didukung oleh beberapa paranormal ternama seperti Mama Lauren. Tapi ternyata, prediksi tersebut hanya untuk mendrongkrak popularitas film bertajuk 2012 yang menceritakan tentang kehancuran dunia.

Baru-baru ini, terjadi lagi ramalan kiamat yang konon bakal terjadi di tanggal 23 September 2017. Namun, prediksi kali ini sama sekali tidak berhubungan dengan promo film, namun diklaim oleh David Meade, seorang Numerologis berdasarkan Alkitab. Percaya atau tidak lebih baik simak ulasannya di bawah ini.

Tanda-Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, seorang ahli Numerologis bernama David Meade memang mengklaim sesuatu yang bikin dunia geger. Ia mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada hari Sabtu depan, tanggal 23 September 2017. Menurut Meade, pada hari tersebut Bumi akan bertabrakan dengan planet lain. Meade memperkuat prediksinya dengan memperkuat ayat-ayat Alkitab. Ahli Numerologis dan juga penulis buku tersebut mengatakan jika tanda-tanda telah terjadi seperti badai ganas dan juga serangan teror.

Ayat-Ayat Injil yang Memperkuat Prediksinya

Ahli ilmu tentang makna mistis angka tersebut mengutip ayat-ayat Lucas 21:25 sampai 26. Ayat tersebut menjelaskan tentang kejadian yang baru-baru ini telah terjadi, seperti gerhana matahari dan badai. “25: Akan ada tanda-tanda di bawah sinar matahari, bulan dan bintang. Di bumi, bangsa-bangsa akan mengalami kesedihan dan kebingungan saat menderu dan melempar lautan. Orang akan pingsan karena teror, khawatir dengan apa yang akan terjadi di dunia ini, karena tubuh surgawi akan terguncang.” Bunyi kutipan yang digunakan Meade. Dilanjutkan dengan kutipan yang menjelaskan tentang ketakutan manusia atas apa yang menimpa bumi.

Membangun Teori Planet X

Meski Meade dikenal sebagai ahli Numerologis yang meyakini jika tanggal 23 September ini adalah kiamat, namun keyakinan tersebut tidak didukung oleh agama Katolik Roma, Kristen Protestan ataupun Kristen Ortodoks. Meski demikian, Meade tetap pada pendirian dengan pendapatnya, bahkan membangun teori tentang apa yang disebut dengan planet X atau biasa dikenal sebagai planet Nibiru. Dan ia percaya jika planet itu akan melewati Bumi pada tanggal 23 September. Tragedi tersebut akan menyebabkan letusan gunung merapi, tsunami dan gempa bumi.

Mengapa 23 September 2017?

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa harus tanggal 23 September yang diprediksi sebagai kiamat oleh Meade? Hal itu karena ia memiliki dasar ayat dan kode angka di Alkitab dan tertuju pada angka 33. Angka tersebut sangat penting secara Numoerologis. Ia juga bicara tentang Astronomi. Meade menyimpulkan bahwa ia tengah menghubungkannya keduanya. Dan 23 September merupakan 33 hari sejak Gerhana Matahari yang terjadi pada tanggal 21 Agustus lalu. Menurut Meade itu merupakan pertanda.

Ramalan Hoax

Prediksi Meade tidak hanya dibilang hoax oleh para ilmuan, tetapi juga oleh tokoh keagamaan. Adalah Ed Stetzer, seorang pastor dan direktur Wheaton College’s Billy Graham Center yang membawa isu itu ke media. “Tidak ada apa namanya Numerologis dalam Kristen,” kata Stetzer kepada Post. Pada dasarnya ini mencampuradukkan ilmu dan momen saja. Ini semacam pembenaran bahwa ada kode nomor rahasia khusus dalam Alkitab yang tidak ada orang lain yang percaya. Meski demikian, Meade tidak pernah bilang dirinya adalah ahli angka Kristen.

Ia mengklaim bahwa dia adalah peneliti dan belajar astronomi di universitas di Kentucky. Meski demikian, Meade menolak menyebut nama almamaternya demi alasan keamanan. Dalam websitenya, Meade mengklaim ia bekerja sebagai investigasi forensik dan 10 tahun bekerja untuk perusahaan Fortune 1000. Maede juga menulis beberapa buku. Salah satunya adalah, Planet X, The 2017 Arrival.

Pastor Stetzer mengatakan, meski ada sejumlah angka penting di Alkitab, mereka seharusnya tidak dijadikan prediksi bagi pergerakan planet dan kiamat bumi. “Siapa pun yang bilang kepada Anda kalau mereka telah menemukan kode rahasia di Alkitab, akhiri saja percakapannya,” tulis Stetzer dalam artikel yang dirilis pada Jumat di Christianity Today.

Namun, Stetzer menegaskan bahwa ia tidak bilang umat Nasrani tidak percaya pada ramalan di Alkitab. Hanya saja, teori tanpa dasar kerap diulang dan memalukan umat yang percaya akan iman. “Kami percaya hal aneh lainnya,” ujar Stetzer. “Seperti bahwa Yesus akan kembali, Dia akan membuat Dunia kembali benar ya, kami percaya! Hanya saja tak ada yang tahu kapan hari dan jamnya,” lanjutnya.

Ramalan tersebut bukan hanya dikatakan hoax oleh para ilmuan, tapi juga tokoh-tokoh keagamaan. Meade pun dianggap mencampuradukkan ilmu dan momen saja. Yah, memang tak akan ada satu orangpun yang tahu kapan kiamat datang, karena hari itu hanya diketahui oleh Allah SWT. Semoga setelah kalian baca artikel ini kalian tidak terpengaruh akan adanya berita tentang kiamat lagi ya. Tteap sehat, tetap semangat dan tetap terus ikuti artikel saya yang berikutnya ya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *