Inilah Tanda-Tanda Bahwa Seseorang Sudah Dekat Dengan Kematian

Kematian memang tidak mengenal usia ataupun tempat, karena kematian bisa datang begitu saja meski sebelumnya kita masih terlihat dalam keadaan segar bugar.

Banyak manusia dibelahan dunia yang harus menerima kenyataan bahwa orang yang mereka cintai sudah mendekati ajalnya karena suatu penyakit atau kondisi tertentu.

Tidak sedikit dari kita yang dengan mudahnya untuk mengihklaskan seseorang yang sangat kita sayangi seperti orang tua, saudara, sahabat bahkan hewan kesayangan kita sekalipun. Karena kematian memang sudah dituliskan dalam takdir semua mahkluk hidup ciptaan Tuhan dan takkan ada yang bisa menghindarinya.

Namun, kita semestinya juga harus mengetahui ciri-ciri seperti apa orang sudah dekat dengan ajalnya. Karena dengan begitu, kita jadi mampu untuk memberikan perawatan dan pertolongan apa yang paling tepat.

Proses berpulangnya orang tercinta kepada sang pencipta pun bisa jadi lebih mulus. Menurut pedoman yang dipegang dalam dunia medis, berikut ini adalah tanda-tanda yang biasanya muncul menjelang kematian seseorang.

Bagaimana Cara Mengetahui Kematian Seseorang Sudah Dekat?

Bila ada keluarga kita yang sakit parah, biasanya mereka hanya menginginkan dua tempat untuk perawatan mereka sebelum ajal menjemput yaitu rumah sakit atau menerima perawatan paliatif (pelayanan khusus kepada pasien yang secara medis tidak dapat lagi untuk disembuhkan atau stadium akhir). Ada pun tanda-tanda yang perlu anda ketahui disaat kematian seseorang sudah dekat, antara lain sebagai berikut:

1. Menurunnya Nafsu Makan dan Minum

Biasanya hal ini memang sering terjadi pada mereka yang akan meninggal karena biasanya pasien memang cenderung menolak makan atau minum dan terlihat kesulitan dalam mengonsumsi makanan, minuman, serta obat melalui mulut.

Menjelang saat kematian, tubuh mereka tidak mampu lagi untuk memproses makanan dengan baik. Seseorang mungkin akan benar-benar berhenti makan beberapa hari sebelum mereka meninggal.

Jadi, ada baiknya jangan memaksakan mereka untuk makan, minum bahkan memberikan obat, biarkan sampai mereka benar-benar merasa lapar dan lainnya.

Biasanya bibir mereka akan terlihat kering karena kurangnya cairan yang masuk dalam tubuh dan cara yang bisa dilakukan agar bibir mereka tetap basah yaitu dengan menggunakan lip balm dan cara ini dapat membantu sebelum ajal menjemput.

2. Lebih Banyak Tidur

Dalam 2 atau 3 bulan sebelum seseorang meninggal, mereka mungkin menghabiskan lebih sedikit waktu untuk bangun. Perubahan metabolisme membuat pasien tampak lebih tidak bertenaga, lelah dan mengantuk. Dia akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur dan bisa jadi tidak sadarkan diri dalam tidurnya.

Jika anda sedang ditugaskan untuk merawat mereka yang sedang dalam keadaan seperti ini, ada baiknya buat mereka merasa senyaman mungkin dan membiarkan mereka tidur.

Namun, bila orang yang kita sayangi masih memiliki energi, bantulah mereka dengan cara perbanyak bergerak agar tidak terjadi luka pada bagian tubuh mereka dikarenakan terlalu lama mereka tidur.

3. Kurang Bersosialisasi

Penurunan kadar oksigen dalam otak serta penurunan aliran darah adalah bagian dari tanda kematian sudah dekat. Kondisi ini membuat seseorang cenderung menarik diri atau enggan bicara.

Secara psikologis, ini merupakan cara seseorang untuk menarik diri dari dunia untuk lebih merefleksikan diri sendiri dan bersiap untuk meninggal. Jika pasien memang sudah tidak dapat bicara, pegang tangan atau kepalanya saat Anda bicara di telinganya dengan volume suara yang rendah.

4. Perubahan Pada Organ-Organ Vital

Saat seseorang sudah mendekati waktunya, tanda vital yang mereka meiliki biasanya akan mengalami perubahan secara drastis dengan cara seperti berikut:

  • Tekanan darah menurun
  • Perubahan nafas
  • Detak jantung menjadi tidak beraturan
  • Detak jantung sulit terdeteksi
  • Warna urin berubah warna menjadi coklat atau berwarna karat

Perubahan warna urin ini diakibatkan oleh melambatnya kerja ginjal dan berkurangnya konsumsi cairan membuat volume urine menjadi berkurang atau berwarna gelap.

5. Perubahan Pada kebiasaan Buang Air

Karena orang yang sekarat mengalami pengurangan makan dan minum, hal ini membuat kinerja usus mereka menjadi berkurang. Hal ini berakibat pada proses buang air besar yang lebih sedikit bahkan jarang terjadi.

Selain mengalami perubahan pada buang air, kotoran yang mereka keluarkan biasanya akan berwarna putih pucat yang disebabkann adanya gangguan pada pencernaan mereka.

6. Melemahnya otot

Pada hari-hari menjelang kematian seseorang, otot mereka mungkin akan menjadi lemah. Kelemahan otot yang dialami ini disebabkan oleh minimnya melakukan tugas kecil yang biasa dilakukan sewaktu masih sehat.

Seperti halnya minum dari cangkir, sudah tidak dapat lagi dilakukan karena tenaga yang dimiliki tak mampu untuk melakukan tugas yang biasa mereka lakukan dulunya.

Jika hal ini terjadi, orang yang berada disampinya haruslah membantu setiap aktifitas yang akan dilakukan seperti mengangkat benda atau membalikkan badan di tempat tidur.

7. Menurunnya Suhu Tubuh

Penurunan suhu tubuh bisa berarti hanya ada sedikit darah yang mengalir ke tangan. Pada hari-hari sebelum seseorang meninggal, sirkulasi tubuh mereka berkurang sehingga darah hanya terfokus pada organ dalam mereka saja.

Ini berarti hanya ada sedikit darah yang masih mengalir mulai dari tangan betis hingga kaki. Berkurangnya sirkulasi darah berarti orang yang sekarat akan menjadikan kulit mereka terasa dingin saat disentuh. Kulit mereka mungkin juga akan terlihat pucat atau bintik-bintik dengan bercak biru keunguan.

Orang yang sedang sekarat mungkin tidak akan merasakan dingin. Memberikan selimut kepada mereka adalah ide yang cukup bagus jika seorang kerabat atau teman berpikir untuk melakukannya.

8. Mengalami kebingungan

Ada sejumlah kebingungan yang terjadi selama proses tersebut. Beberapa cenderung meminta pergi ke tempat yang jauh, menurutnya itu rumah mereka.

Kemudian, bingung dengan orang-orang yang mengelilinginya. Kebingungan bisa terjadi jika seseorang diberikan morfin untuk menguatkannya, tentu dengan izin dokter.

9. Kesulitan Bernafas

Tubuh yang mulai perlahan ditinggalkan ruh, membuat nafas menjadi terengah-engah. Begitu sulit untuk menarik dan menghembuskan nafas, dan tidak teratur.

10. Halusinasi

Halusinasi adalah ketika seseorang mengaku melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Selain itu mungkin juga terjadi linglung, seperti ketika pasien tidak mengenali dimana dia berada, jam berapa, atau sedang berada bersama siapa.

Disorientasi ini dapat membuat pasien resah dan susah tidur. Kedua hal ini dapat terjadi karena perubahan keseimbangan bahan kimia dalam otak dan konsumsi obat-obatan. Disaat yang lain, kondisi ini dapat membuat pasien merasa frustrasi, seperti meminta untuk dipindahkan dari tempat tidurnya.

11. Meningkatnya Rasa Sakit atau Sakaratul Maut

Sebelum benar-benar diambil nyawanya, manusia akan terlebih dahulu merasakan sakaratul maut. Sakaratul maut digambarkan sebagai prosesi kematian yang sangat menyakitkan bagi mereka yang merasakannya. Kesakitan yang luar biasa tersebut akan dirasakan oleh manusia sebelum roh terlepas dari jasad.

Cara Menghibur Mereka Sebelum Meninggal

Beberapa jam sebelum seseorang meninggal, organ tubuh mereka terasa mati dan tubuh mereka akan berhenti bekerja. Pada saat seperti inilah, mereka sangat membutuhkan perhatian dari orang yang disayanginya untuk berada disekitarnya.

seseorang yang merawat orang terkasih sebelum ajal datang menjemputnya memang seharusnya dilakukan dan buat mereka merasa senyaman mungkin. Ada baiknya selalu ajak bicara dengan orang yang sekarat sampai akhirnya mereka pergi untuk selamanya.

Tanda-Tanda Kematian

Perlu diingat, perjalanan setiap orang menjelang kematian berbeda-beda. Ada yang prosesnya sangat cepat, ada juga yang memakan waktu cukup lama tergantung pada penyakitnya.

Perbedaan usia juga bisa jadi faktor penentu apakah tanda-tandanya cukup ketara. Misalnya, anak-anak dan remaja cenderung tetap aktif meskipun kondisi fisiknya sudah sangat menurun.

Ini adalah saat-saat dimana orang tercinta anda mulai menyadari bahwa ajalnya sudah dekat. Maka, perubahan yang paling tampak adalah suasana hati dan perilakunya. Berikut adalah ciri-cirinya:

  • Tidak memiliki denyut nadi
  • Tidak bernafas
  • Tidak ada ketegangan otot
  • Pandangan mereka kosong
  • Tidak buang air kecil atau buang air besar sama sekali
  • Kelopak mata tertutup sebagian

Cara Menghibur Seseorang yang Sedang Berduka

Menyedihkan rasanya ketika orang-orang yang kita sayangi sedang berduka, namun kita tidak bisa melakukan apa pun untuk mengenyahkan rasa sakit mereka.

Bayangkan situasi seperi ini, jika sahabat anda sedang mati-matian bangkit dari keterpurukan setelah ayahnya meninggal, namun anda tahu bahwa sampai kapan pun anda tidak akan bisa membantu mengembalikan ayahnya.

Tidakkah anda juga merasa terpukul karenanya? anda memang bukan pesulap yang bisa serta-merta melenyapkan kesedihan semua orang. Namun setidaknya, anda memiliki ruang seluas-luasnya untuk menunjukkan kepedulian terhadap mereka.

Jangan pernah berpikir bahwa anda tidak mampu melakukan apa pun. Jika anda memiliki pengalaman yang sama, mungkin akan lebih mudah untuk menghibur mereka. Namun bukan berarti mereka yang tidak pernah merasa kehilangan tidak mampu membantu kawan yang tengah bersedih.

Banyak buku yang bisa anda baca untuk membantu mengerti perasaan orang yang sedang terluka. Dan cara untuk menolong mereka melalui masalah tersebut. Usahakan jangan terlalu banyak memberi saran.

Saat tengah berduka, biasanya mereka akan mengabaikan kata-kata yang kita ucapkan, karena menganggap orang lain tidak mampu memahami apa yang sedang mereka alami. Cukup katakan pada mereka untuk belajar menerimanya dan beri pengertian bahwa masih ada masa depan yang harus mereka jalani.

Sebenarnya tidak sulit menghadapi seseorang yang dilanda duka mendalam. Intinya, anda harus sering menampakkan diri di depannya. Meskipun hanya mampir sebelum berangkat kerja dan menanyakan apakah mereka butuh sesuatu untuk makan malam. Dan merupakan hal yang wajar jika mereka memerlukan waktu sampai berbulan-bulan untuk bisa sembuh dari penyakit yang mereka derita.

Menjelang akhir hidupnya, seseorang sering mendadak terlihat lebih sehat dan berenergi. Padahal bisa jadi itu adalah bagian dari proses alami tubuh sebelum dia mengembuskan napas terakhir.

Namun, anda tidak akan pernah tahu apakah dia memang membaik atau akan meninggal karena tanda-tanda kematian tiap orang berbeda-beda. Yang pasti jika kondisi tersebut terjadi, manfaatkan waktu dengannya sebaik mungkin untuk menunjukkan rasa cinta dan sayang anda kepada dirinya.

Di sisi lain, jika memang sudah waktunya, anda juga sebaiknya menunjukkan sikap ikhlas dan merelakan kepergiannya. Mendoakan orang yang telah tiada mungkin lebih berguna daripada anda menangisi kepergiaannya terus-menerus sepanjang hari. Karena dengan terus menangis dirinya, sama saja anda membuat dia semakin tersiksa.

Sekian artikel kami kali ini mengenai tanda-tanda kematian serta cara untuk menghibur seseorang yang telah ditinggalkan. Semoga artikel kali ini dapat memberikan anda wawasan serta pengetahuan bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *