Bahaya Dari Hand Flare Yang Berujung Maut Bagi Suporter Bola

Tak lengkap rasanya jika kita sebagai suporter sepakbola tidak membawa atribut tim kebanggaan kita ketika menyaksikan pertandingan. Mulai dari kaos, syal, bendera, terompet pompa sampai hand flare atau smoke bomb yang apabila dinyalakan menambah suasana dramatis di stadion.

Ya, Hand Flare (suar) akan sering kamu temui pada momen-momen khusus saat pertandingan sepakbola, suporter kerap menyalakannya ketika musik Fifa Anthem diputar sebagai pertanda pertandingan kick off babak pertama akan segera dimulai, pada saat tim idola berhasil menjebol gawang tim lawan, ketika pertandingan akan berakhir dan pada momen-momen yang dianggap krusial lainnya.

Namun, ternyata suar dan bom asap ini tidak boleh dipakai sembarangan lho guys, karena bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan! Mau tahu kenapa Hand Flare dan smoke bomb itu sangat berbahaya? Mari kita lihat ulasan berikut ini.

Apa Itu Hand Flare?

Mungkin sudah diantara kita yang banyak melihat pertunjukan salah satu jenis petasan asap ini. Banyak sekali kesebelasan diseluruh penjuru dunia mempunyai suporter yang tak pernah absen untuk menyalakan flare pada saat sebelum pertandingan ataupun setelah pertandingan berlangsung. Hand Flare itu sendiri merupakan Pyroteknik yang menghasilkan cahaya terang (api) atau panas yang sangat kuat tanpa disertai ledakan.

Hand Flare ini biasanya digunakan sebagai sinyal ataupun sebuah kode suar, sebagai alat penerangan atau sebagai perlengkapan dalam kemiliteran. Jenis-jenis Hnad Flare itu sendiri pun sangat beragam, mulai dari jenis ukuran dan fungsinya, seperti percikan api yang berwarna merah terang dengan kebulan asap yang sangat tebal.

Secara umum, Hand Flare menghasilkan sebuah cahaya karena pembakaran logam magnesium yang kadang-kadang dicampur dengan logam lain untuk menghasilkan warna lain yang akan berbeda dari warna yang aslinya. Hand Flare ini sendiri mempunyai sifat tidak bisa padam atau tidak bisa mati walaupun disiram oleh air karena mempunyai sifat untuk memberi sebuah tanda apabila terjadi hal hal yang sangat penting dan bersifat darurat.

Pada umumnya gas ataupun kebulan asap yang dihasilkan oleh flare “Red flare atau Hand falre” itu sendiri mempunyai ketebalan asap yang sangat pekat dan bersifat ajeg atau dalam artian kebulan asap tersebut dapat dengan lama bertahan berputar-putar di udara dengan jangka waktu yang lama karena dipengaruhi oleh sifat gas dalam Hnad Flare tersebut.

Hand Flare Dalam Sepak Bola

Dalam ranah sepakbola, Hand Flare ini memiliki fungsi yang lain. Hand Flare disini banyak digunakan untuk memeriahkan suasana sekaligus sebagai simbol dukungan suporter kepada tim kesayangan mereka. Bisa juga Hnad Flare diartikan sebagai tekanan terhadap lawan, merayakan gol-gol kemenangan, ungkapan kegembiraan ataupun sekedar sebuah ungkapan kekecawan supporter dalam sepakbola.

Saya sendiri juga tidak begitu tahu dan memahami soal dan asal-usul mengapa Hand Flare dinyalakan di dalam stadion dalam sebuah pertandingan.

Tentunya, ini memerlukan sebuah pembahasan yang sangat kompleks untuk paham dan mengetahuinya, karena tentu tak ada asap maka tak ada api. Tentu ada sebuah cerita ataupun kabar burung yang menyertai tentang Hand Flare di dalam stadion, ini tidak hanya bagi supporter di Indonesia, namun juga para supporter di luar negeri seperti Ultras dan Holigans di Inggris Raya.

Mengandung Potasium Nitrat

Potasium nitrat merupakan kandungan dalam bahan peledak. Seperti yang sudah diketahui bahwa suar merupakan bahan peledak untuk mengirimkan sinyal. Namun, namanya saja sudah bahan peledak, pasti jika digunakan sembarangan akan membahayakan orang-orang sekitar.

Meskipun efek ledakannya kecil, namun jika terkena gesekan ataupun panas maka suatu saat bahan yang mengandung potasium nitrat ini bisa meledak. Lagi, potasium nitrat tidak didesain untuk dibakar terlebih dahulu baru meledak, beda seperti petasan biasa. Hiiii, kan jadi ngeri kalau dibuat mainan.

Fatal Akibatnya Jika Terkena Kulit

Dengan kandungan kimia yang terdapat pada suar ini yaitu potasium nitrat, gula, pewarna makanan dan baking soda bisa sangat membahayakan bagi kulit. Dilansir dari kompas.com, bahwa percikan suar yang terkena baju atau bahan konveksi lainnya saja bisa membuat mereka menjadi bolong, apalagi jika terkena kulit. Infeksi berat mungkin akan dialami oleh mereka yang terkena percikan suar.

Maka dari itu, sangat berbahaya jika Hand Flare dinyalakan tanpa mempertimbangkan jarak dari orang-orang sekitar dan waktu diledakkan. Pasalnya, orang yang meledakkan suar tersebut harus mengerti bagaimana kondisi lapangan agar tidak mencelakai siapapun.

Tidak Hanya Kulit, Terkena Mata Pun Berbahaya

Ternyata, asap yang dihasilkan Hand Flare itu pun berbahaya jika dihirup dari jarak dekat. Namun, siapa yang bisa menghindar ketika sorak sorai tim kesayangan ketika mencetak gol atau memenangkan pertandingan. Selebrasi yang diberikan para suporter menggunakan suar dan bom asap yang bisa mencakup satu stadion, mau menghindar ke mana lagi?

Kandungan asap dari suar bisa menyebabkan sesak nafas karena kepulan asapnya cukup tebal. Bagi yang lumayan tahan dengan asap mungkin masih bisa mengondisikan dirinya. Namun, siapa yang tahu untuk jangka panjang ada kandungan kimia yang mengendap di paru-parumu?

Menewaskan Suporter Indonesia

Pada hari Sabtu, 2 September kemarin suar yang diledakkan tanpa pertimbangan tempat dan jarak berhasil menewaskan satu suporter Indonesia. Pertandingan Indonesia melawan Fiji itu berakhir heboh karena terdapat suar yang dilemparkan dari tribun belakang gawang sehingga mengenai Catur Yulianto yang duduk di tribun seberangnya.

Meski para suporter lainnya berusaha memadamkan api dengan menggunakan air, namun hal tersebut tidak kunjung padam, sehingga suar resmi merenggut nyawa suporter berumur 32 tahun tersebut.

Dilansir dari detik.com penjagaan di Stadion Patriot, Bekasi itu luput karena masih ada saja suporter yang membawa suar ini. Padahal sebelumnya, suporter telah dihimbau untuk tidak membawa kedua barang tersebut. Para netizen yang gemar menonton pertandingan bola rupanya harus juga hati-hati, ya.

Pesan untuk para netizen yang doyan sekali nonton pertandingan bola secara langsung, berhati-hatilah. Mungkin memang mulia tujuan suar ini sebagai selebrasi atas kemenangan tim kesayangan. Tetap sehat, tetap semangat dan tetap terus ikuti artikel saya yang berikutnya ya. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *