Takut Sakit Saat Pertama Kali Melakukan Seks? Begini Caranya

Kalau bicara tentang seks memang gak ada habisnya. Apalagi seks yang untuk pertama kali dilakukan, pasti banyak kekhawatiran yang banyak dialami oleh wanita khususnya.

Karena langsung terbanyang dengan rasa sakit yang akan diterima setelah berhubungan seks menjadi alasan banyak wanita jadi harap-harap cemas saat ingin melakukannya.

Apalagi mereka yang menunggu detik-detik pernikahan, tentu terbesit pertanyaan dalam pikiran mereka bagaimana cara dan rasanya agar tidak sakit saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.

Pasangan yang akan menikah tentu merasa canggung dan malu mempertanyakan akan hal tersebut kepada orang lain. Alhasil, baik pria dan wanita mencari sumber lewat media internet untuk mengetahui bagaimana rasa malam pertama dan cara melakukannya.

Kebanyakan saat malam pertama seorang pria dan wanita yang sama-sama belum pernah melakukan hubungan intim sama sekali akan terasa canggung, bingung dan “kikuk” saat menghadapi malam pertama pengantin mereka. Khususnya bagi kaum wanita, yang selalu ketakutan apakah malam pertama tidak sakit atau bahkan menyakitkan.

Dengan demikian, yang perlu diketahui adalah bahwa seorang wanita sudah tentu wajar bahwa pada malam pertama ia tidak akan merasakan kenikmatan dari melakukan hubungan sex dikarenakan rasa sakit akibat proses baru pertama kali melakukan hubungan wajib suami istri ini.

Sementara itu, kaum laki-laki hal yang biasa terjadi menimpa dirinya adalah adanya jeda waktu disfungsi ereksi yang ringan yang terjadi secara tiba-tiba dikarenakan adanya faktor psikis dan riwayat penyakit yang menyertainya.

Hal ini sangat wajar terjadi karena masih adanya rasa cemas dan gugup yang menghinggapinya hingga pada saat melakukan malam pertama tidak sukses seperti yang diharapkan.

Maka daripada itu, postingan artikel kami kali ini akan membahas sedikit tentang bagaimana cara dan rasanya berhubungan seks pertama kali yang menjadi pertanyaan anda selama ini.

Mengingat, melakukan hubungan seks saat pertama kali tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Simak ulasan berikut ini!

Apakah Memang Terasa Sakit?

Banyak perempuan yang menganggap bahwa kehilangan keperawanan pasti akan terasa sakit. Padahal, tidak selalu seperti itu. Reena Liberman, MS, seorang terapis seks, dikutip dari Her Campus, menjelaskan bahwa berhubungan seks pertama kalinya mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman atau seperti sedikit ditekan.

Pada beberapa wanita, seks yang pertama mungkin dapat merobek selaput daranya, yang menyebabkan bercak perdarahan selama dan setelah berhubungan seks. Hal ini wajar saja terjadi. Meski begitu, tidak semua selaput dara akan robek setelah pertama kali berhubungan seks.

Seks entah itu untuk yang pertama atau yang kesekian kalinya tidak seharusnya menyebabkan rasa sakit atau perdarahan yang berlebihan. Jika anda mengalaminya, ini mungkin menandakan suatu masalah tertentu.

Lalu, Apa Penyebabnya

Istilah medis untuk nyeri saat melakukan seks adalah Dispareunia, yang didefinisikan sebagai nyeri pada alat kelamin yang terjadi sebelum, selama dan setelah hubungan seksual.

Jika Anda mengalami rasa sakit yang tak tertahankan selama berhubungan seks, ini dapat menandakan berbagai hal mulai dari masalah fisik hingga kekhawatiran psikologis.

Dalam banyak kasus, anda dapat merasa nyeri saat berhubungan intim pertama kalinya jika anda tidak cukup “basah” alias vagina kering karena kurang pelumas baik itu pelumas vagina alami karena kurang terangsang atau tidak dibantu dengan pelumas seks pasaran.

Tak sampai di situ saja stres, kecemasan, depresi, kekhawatiran tentang penampilan fisik, ketakutan akan hubungan seksual, konflik dalam hubungan, hingga trauma juga sangat berperan menyebabkan penurunan gairah yang pada akhirnya memengaruhi produksi cairan vagina, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit saat berhubungan seks.

Di luar dari dua penyebab umum di atas, nyeri saat berhubungan intim pertama kali dapat disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu seperti vaginismus, infeksi jamur vagina, penyakit kelamin, endometriosis, radang panggul (PID), hingga kista atau fibroid rahim.

Cara Melakukan Hubungan Seks Untuk Pertama Kali

Ada banyak cara dan tips yang dilakukan untuk bagaimana melakukan hubungan seks untuk pertama kali yang harus anda ketahui. Namun, disini tentunya terdapat beberapa hal yang sudah seharusnya wajib di lakukan dan tidak boleh ditinggalkan serta harus diketahui bagi pasangan suami istri yang baru menikah dan baru saja melakukan hubungan seksual pertama kali, diantaranya adalah:

1. Jangan Lupakan Foreplay

I love him kissing me!

Apa itu foreplay? Foreplay adalah semua aktivitas yang dilakukan sebelum hubungan seks terjadi. Tujuannya adalah untuk merangsang pasangan agar lebih bergairah dan hot di ranjang.

Nah, untuk dapat menciptakan suasana berhubungan seks yang nikmat dan tanpa rasa sakit, tentunya harus dengan pemanasan yang lama dan tidak langsung keburu nafsu untuk melakukan penetrasi ke liang vagina pasangan anda.

Dengan melakukan foreplay yang baik dan benar, akan memicu wanita untuk menciptakan cairan lubrikasi yang lebih banyak sehingga terjadinya rasa sakit dan terasa nyeri saat penetrasi ke lubang Miss V akan berkurang.

Sehingga sangat disarankan jangan terlalu “to the point” apabila anda ingin melakukan hubungan intim ini untuk pertama kalinya agar hasilnya lebih mengesankan.

2. Perhatikan Gaya Bercinta

Saat bercinta untuk pertama kalinya, diharapkan harus rileks dan lakukan dengan pelan-pelan jangan tergesa-gesa. Posisi seks pertama kali yang dapat anda lakukan adalah dengan menerapkan “posisi misionaris” atau MOP “Man On Top”. Gaya bercinta ini di anggap sebagai basic (dasar) sehingga anda dan pasangan dapat melakukannya dengan mudah pada pertama kalinya.

3. Wajib Komunikasi

Komunikasi sangat penting dalam melakukan hubungan pada malam pertama, dikarenakan anda berdua baru pertama kali melakukan hubungan intim.

Sebaiknya, lakukan hal sama ke malam berikutnya yaitu melakukan komuniaksi terbuka yang lebih intens bagi anda dan pasangan agar tercipta suasana yang nyaman dan tidak kaku serta berlangsung lebih romantis.

Perlu anda ketahui, dalam melakukan hubungan seks sebaiknya dilakukan 3 kali dalam seminggu. Hal ini bertujuan agar produksi sperma (semen) bagi pria dapat lebih sehat. Akan tetapi, tentunya hal ini tergantung dari kondisi pasangan tersebut.

4. Gunakan Pelumas

Beberapa wanita mungkin saja tidak cukup memproduksi cairan vagina alami, terutama pada wanita usia menopause. Untuk menyiasati hal ini, anda bisa menggunakan pelumas seks.

Namun, jangan asal memakai produk pelumas! Pilihlah produk pelumas yang aman bagi kesehatan wanita. Tanyakan dahulu kepada dokter produk apa yang cocok untuk anda sebelum menggunakannya.

5. Jangan Kecewa Jika Tidak Tahan Lama saat Berhubungan

Jangan terlalu berharap anda dan pasangan akan melakukan hubungan intim pada malam pertama untuk pertama kalinya. Hal ini dianggap wajar karena keduanya belum memiliki pengalaman dalam hal mengatur ritme dan mengontrol emosi dari hubungan sex tersebut. Sehingga biasanya pria akan lebih cepat untuk melakukan ejakulasi sebelum melakukan penetrasi.

Pengalamn pertama memang bisa jadi tidak akan berjalan dengan baik serta masih banyak terjadi kesalahan. Tapi setelah itu, di malam-malam berikutnya anda akan semakin menyadari bahwa kemampuan anda telah semakin membaik

Itulah tadi artikel kami mengenai penyebab dan cara melakukan malam pertama tanpa rasa sakit. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan wawasan para pembaca semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *