Amankah Jika Mencuci Rambut Setiap Hari? Berikut Penjelasannya

Mencuci rambut bisa dikatakan sebagai sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap orang. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar rambut tetap dalam keadaan yang segar dan bersih.

Tidak seorangpun yang akan merasa nyaman dengan rambut yang tidak pernah dicuci sepanjang hidupnya, terkecuali anda memang tipe orang yang suka dengan segala sesuatu yang kotor.

Melakukan perawatan rambut adalah sebuah pilihan yang sifatnya pribadi. Bersifat pribadi, karena tidak semua orang sempat untuk melakukannya. Mungkin hanya sesekali saja melakukannya.

Apalagi jika anda adalah orang yang sibuk. Melakukan perawatan rambut yang dilakukan di salon mungkin bisa dihitung beberapa kali. Bukan karena tak punya biaya. Kesibukan kerap menjadi halangan untuk melakukannya.

Tapi kalau hanya mencuci rambut di rumah, pasti siapa saja bisa melakukannya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak pernah mencuci rambut anda kan?

Sebenarnya jarang sekali ada alasan medis yang mematokkan berapa kali anda harus mencuci rambut. Jadi keputusan tentang seberapa sering anda mencuci rambut tergantung pada tipe rambut anda sendiri, tekstur kulit kepala, seberapa berminyaknya rambut dan preferensi pribadi yang anda punya.

Bagi sebagian orang, terlalu sering mencuci rambut bisa menyebabkan rambut rusak dan kulit kepala menjadi kering dan gatal. Namun bagi sebagiannya lagi mengaku bahwa, jarang mencucinya malah bisa membuat rambut terlihat berminyak dan seperti mati (tak bernyawa).

Mengapa Anda Harus Menggunakan Sampo Saat Keramas?

Mencuci rambut memiliki kesamaan dengan mencuci kulit. Air yang anda gunakan untuk mencuci akan menghilangkan kotoran-kotoran yang paling terlihat di permukaannya.

Akan tetapi, jika hanya membersihkannya dengan air saja, mungkin tidak akan bisa menghilangkan bau atau menghilangkan minyak pada kulit. Itulah sebabnya mengapa anda harus menggunakan sampo untuk membantu air menghilangkan kotoran, dan bau, yang berasal dari asap atau keringat secara efektif.

Shampo juga bisa menghilangkan minyak rambut. Rambut mendapatkan minyak tersebut dari kelenjar minyak (sebaceous gland) yang mensekresikan minyak yang dikenal sebagai sebum, yang berfungsi untuk menjaga agar rambut tetap dalam keadaan yang lembab.

Rambut yang lembab cenderung tidak akan pecah atau terlihat kering dan keriting. Tapi jika terlalu lembab, bisa membuat rambut terlihat menjadi sangat berminyak, lemas (lepek) dan kotor.

Setelah beberapa hari tidak keramas, minyak cenderung akan membentuk kotoran seperti ketombe, yang membuat rambut di sekitar wajah menjadi terlihat kotor. Sebagian besar sampo memang sengaja dirancang untuk mengupas minyak berlebih tersbut, sehungga bisa membantu rambut agar terlihat lebih bersih untuk waktu yang lebih lama.

Cara Kerja Sampo

Sampo yang anda gunakan saat mencuci rambut akan membersihkan rambut dengan bahan kimia yang disebut dengan surfaktan. Ini adalah bahan yang terkandung di dalam sabun yang bisa menghilangkan kotoran dari kulit kepala dan rambut.

Sebagian besar sampo juga mengandung senyawa yang disebut sulfat, yang bisa menghasilkan banyak busa yang berfungsi untuk menghilangkan minyak dari rambut.

Senyawa inilah yang bisa membantu rambut terlihat lebih bersih, namun sayangnya ada resiko yang ditimbulkan dari penggunaannya, yaitu bisa merusak rambut.

Menjaga setidaknya sedikit minyak pada rambut sangatlah penting untuk melindungi rambut dari kerusakan. Beberapa orang memilih untuk menggunakan sampo bebas sulfat atau pelembab untuk melestarikan kesehatan rambut mereka, walaupun hanya ada sedikit bukti bahwa sampo bebas sulfat kurang agresif daripada produk sampo biasa.

Beberapa orang ada yang lebih memilih untuk mengurangi waktu mereka untuk mencuci rambut dan ada pula yang lebih menganjurkan untuk tidak memakai sampo sama sekali.

Seberapa Seringkah Anda Mencuci Rambut?

Bagi kebanyakan orang, mencuci rambut bukan lah semata-mata mereka lakukan untuk kesehatan tubuh. Kegiatan mencuci rambut beberapa kali dalam seminggu tersebut dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang terdapat di kepala. Adapun keputusan tentang seberapa sering seseorang mencuci rambutnya tergantung pada preferensi pribadi masing-masing.

Selain didasarkan pada preferensi individu itu sendiri, ada beberapa hal yang juga bisa menjadi kriteria mengapa kita harus mencuci rambut, yaitu:

  • Tekstur rambut

Orang dengan rambut yang sangat kering sebenarnya tidak perlu mencuci rambut setiap hari. Sebaliknya, jika mereka tidak terlalu sering mencuci rambut malahan akan membantu melestarikan minyak alami di kulit kepala dan menjaga agar rambut tetap memiliki kelembapan yang baik.

Mencuci rambut dengan sampo seminggu sekali mungkin sudah cukup untuk anda yang memiliki rambut yang sangat kering. Kegiatan pada saat membilas rambut dengan air di sela mencuci bisa membuatnya tetap segar tanpa melucuti rambut.

Biasanya, rambut lebih cenderung menjadi kering jika terlalu tebal, keriting, mengalami penuaan (rambut yang berwarna abu-abu), rambut yang sudah pernah di warnai atau terkena bahan-bahan kimia lainnya.

Sedangkan untuk yang memiliki rambut yang berminyak biasanya setelah selesai keramas, rambut akan kembali berminyak beberapa saat kemudian, terutama jika cuaca terasa panas (musim panas) atau setelah berolahraga. Orang dengan rambut yang sangat berminyak bisa memilih untuk mencuci rambut mereka setiap hari.

Menggunakan sampo sulfat bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan untuk memperpanjang waktu untuk mencuci rambut yang berminyak. Pada mumnya rambut berminyak identik dengan rambut yang lurus.

Orang yang sedang mengalami perubahan hormonal, seperti pubertas kemungkinan juga memiliki rambut yang lebih berminyak dari yang sebelumnya.

Kebanyakan orang yang berada dalam kategori ekstrem ini bisa mencuci rambut mereka sekitar 2 sampai 5 kali per minggu berdasarkan preferensi pribadi mereka.

  • Kondisi kulit kepala

Kondisi kulit kepala seseorang juga akan mempengaruhi kondisi rambut mereka. Orang dengan kulit kepala yang sangat kering cenderung tidak menghasilkan banyak sebum (kelenjar minyak).

Tidak terlalu sering mencuci rambut bisa membantu kulit kepala tetap sehat, mencegah timbulnya rasa gatal dan mengelupas, serta menjaga agar rambut tetap lembut dan berkilau.

Sementara itu, orang dengan kulit kepala yang sangat berminyak berpotensi untuk mengembangkan jerawat di kulit kepala atau di sepanjang garis rambut, sehingga mereka perlu sering-sering mencuci rambut agar rambut mereka terlihat bersih.

  • Gaya rambut

Sebagian besar keputusan untuk mengetahui seberapa sering anda harus mencuci rambut bergantung pada preferensi gaya rammbut pribadi anda.

Sebagian orang tidak begitu menyukai rambut mereka yang terlihat atau merasa sedikit berminyak. Sedangkan yang lain menemukan bahwa rambut mereka lebih mudah diatur beberapa hari setelah dicuci.

Orang yang memakai gaya rambut yang rumit atau yang memiliki rambut yang sangat panjang juga lebih suka keramas lebih sering, karena shampo yang kurang sering berarti lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk menata rambut.

Cara Menentukan Rambut Berminyak atau Kering

Menilai apakah tipe rambut anda berminyak atau kering akan sangat membantu untuk memutuskan seberapa sering anda seharusnya keramas. Jadi, sudah tahukah yang mana jenis rambut yang anda miliki?

Kalau anda masih belum tahu, ada beberapa pertanyaan yang akan membantu anda untuk menentukan jenis rambut anda, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pada saat kapan sajakah rambut anda mencapai tampilan terbaiknya?

Jika anda memiliki rambut yang berminyak, biasanya waktu setelah keramas merupakan waktu dimana rambut anda berada pada kondisi terbaiknya. Sedangkan untuk rambut normal, tampilan akan jauh lebih baik pada hari berikutnya setelah keramas.

Dan yang terakhir adalah untuk rambut kering. Biasanya, tipe rambut seperti ini sulit untuk mencapai tampilan terbaiknya, baik itu setelah keramas, ataupun beberapa hari setelah keramas. Kondisi rambut tetap saja kering.

  • Apakah rambut anda mudah pecah?

Rambut yang kering biasanya sangat mudah pecah dan patah. Sedangkan rambut yang lebih berminyak cenderung lebih elastis. Termasuk ke tipe manakah rambut anda?

  • Bagaimana penampilan rambut anda?

Hanya dengan melihat tampilan rambut saja anda bisa menyimpulkan tipe rambut yang anda miliki. Untuk rambut kering, umumnya akan terlihat rapuh atau seperti tidak bernyawa saat dicuci, sementara rambut berminyak akan langsung berminyak lagi setelah dikeramas.

Menurut Medis, Pentingkah Kita Mencuci Rambut?

Bagi kebanyakan orang, ketika keramas mereka sama sekali tidak memerlukan sampo atau sabun untuk mencuci rambut mereka. Hanya dengan membilasnya dengan air saja, mereka sudah bisa menghilangkan kotoran dan ketombe yang ada di rambut.

Namun, beberapa kondisi kesehatan bisa mendapatkan keuntungan jika anda keramas secara teratur. Orang dengan infeksi parasit pada kulit kepala, terutama kutu perlu menggunakan shampo khusus untuk menyingkirkan serangga parasit tersebut.

Selain itu, Psoriasis kulit kepala juga bisa membaik dengan penggunaan shampo khusus, terutama produk tar atau shampo obat. Orang dengan kondisi kulit kepala yang spesifik harus mendiskusikan jenis perawatan rambut yang paling ideal untuk mereka dengan dokter kulit.

Sebaliknya, ada juga beberapa kondisi medis yang bisa memburuk jika anda terlalu sering mencuci rambut. Keramas setiap hari bisa mengiritasi eksim, kulit yang sangat kering dan menimbulkan ketombe.

Tahukah anda kalau selain keramas dengan sampo, ada cara atau alternatif baik lainnya yang bisa anda jadikan pilihan untuk membuat rambut dan kulit kepala anda agar tetap bersih.

Alternatif  Yang Bisa Dipakai Untuk Keramas

  • Dry shampo

Dry shampo adalah serbuk, semprotan wewangian yang bisa menyerap minyak. Dengan menggunakan serbuk ini anda dapat memperpanjang waktu untuk keramas, terutama untuk orang dengan rambut halus atau berminyak.

Namun sayangnya, sampo kering tidak mengeluarkan kotoran. Jika digunakan beberapa hari secara berturut-turut, sampo ini bisa menyebabkan akumulasi serbuk yang bisa mengiritasi kulit kepala.

  • Shampo bebas deterjen

Shampo bebas deterjen atau yang kadang-kadang disebut dengan “no-poos,” adalah shampo yang bebas dari sulfat dan bahan deterjen yang keras. Mereka dengan lembut akan mengkondisikan tampilan rambut anda, tapi tidak bisa menanggalkannya dari minyak.

Sampo ini adalah pilihan yang paling pas untuk orang dengan rambut kering atau keriting, atau mereka yang suka mencuci rambut setiap hari tapi tidak ingin menimbulkan kerusakan.

  • Conditioner-washing

Conditioner-washing, atau yang juga disebut dengan co-washing adalah pembersih rambut, tapi bukan termasuk sampo. Bagi orang dengan rambut normal dan kering, pencuci conditioner ini bisa menggantikan pemakaian sampo normal sepenuhnya, terutama jika tidak menggunakan produk styling yang berat.

Kesimpulan

Mencuci rambut atau yang biasa dikenal dengan sebutan keramas merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh manusia. Akan tetapi, sebanyak apa atau berapa kali kita harus melakukannya bervariasi pada tiap-tiap orang dan harus disesuaikan dengan tipe rambut yang mereka miliki.

Untuk rambut kering, normal dan berminyak, memiliki perlakukan yang tidak sama. Untuk rambut normal, kegiatan mencuci rambut setiap hari tidak begitu diharuskan. Tapi untuk kedua tipe rambut yang lainnya, ada aturan mencuci rambut yang perlu diperhatikan, karena kesalahan dalam melakukannya bisa menimbulkan kerusakan pada rambut.

Tapi terlepas dari itu semua, seberapa sering seseorang mencuci rambut mereka dikembalikan kepada keputusan pribadi masing-masing dan tidak cenderung mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *